Langgudu Masih Milik IDP- Dahlan - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Langgudu Masih Milik IDP- Dahlan

Bima, KB.- Kecamatan Langgudu adalah salah satu dari 13 kecamatan yang  mengantarkan kemenangan Pasangan IDP-Dahlan pada Pilkada 2015 silam. Langgudu merupakan salah satu kecamatan yang mejadi basis atau lumbung suaranya IDP-Dahlan waktu itu.

Pada Pilkada tahun inipun (2020.red), Kecamatan Langgudu diyakini masih 'miliknya IDP-Dahlan'. Terbukti, ketika kehadiran Paslon nomor urut 3 itu, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, (In-Dah) saat Blusukan dan Kampanye Terbatas di Kecamatan Langgudu, Sabtu, 3 Oktober 2020 disambut riang dan hangat oleh masyarakat.  Kehadiran kedua orang yang sangat diidolakan warga Langgudu tersebut berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Walaupun dalam suasana panas tidak menyurutkan mereka menerima kehadarin In-Dah.

Sejak Pagi , warga sudah berada di sepanjang jalan, di depan rumah masing-masing, di Posko, mulai dari Desa Kangga Hingga Desa Laju. Hingga malam tiba, masih terlihat warga yang berjejeran memadadi jalan menunggu Pasangan In-Dah lewat. 

"Terima kasih atas undangan serta waktu keluarga Langgudu, telah mengundang kami untuk melakukan silaturahmi. Saya meyakini, bahwa kemenagan IDP-Dahlan akan kembali terulang di Kecamatan Langgudu seperti kemenangan waktu Pilkada 2015," kata Umi Dinda didepan masyarakat desa Kangga. 

Kata dia,  dirinya maju kembali di Pilkada 2020 ini, Bukan karena mengejar jabatan semata, tetapi untuk menyelesaikan yang belum selesai di periode pertama dan melanjutkan di periode kedua.

Menurut warga, kesetiaan mereka terhadap paslon petahana tersebut, bukan hanya semata karena Dahlan putra asli Kecamatan Langgudu, namun mereka lebih mencintai akan keberhasilan memimpin  dan membangun Kabupaten Bima, Terutama Kecamatan Langgudu kearah yang lebih baik. 

"Kami Menginginkan IDP-Dahlan kembali memimpin, karena sudah banyak sekali pembagunan yang mereka berikan untuk Kecamatan Langgudu. Adapun sisa yang belum terselesaikan pada periode pertama ini, kami mengharapkan dapat dituntaskan pada periode kedua. Makanya kami sepakat untuk melanjutkan pasangan ini untuk memimpin Bima selama Dua Periode. Kalau tidak kami lanjutkan dukungan untuk IDP-Dahlan belum tentu orang lain akan melanjutkan sisa program IDP Dahlan periode pertama ini," kata Warga Doro O'o, Nurmi.

“Warga disini (Langgudu.red) tidak melihat latar belakang orang yang didukung, tapi tergantung program dan visi-misinya. Dinda-Dahlan sudah terbukti membangun Langgudu,” tambahnya. 

Salah Satu Contoh keberhasilan IDP - Dahlan di Langgudu adalah di Desa Rompo. IDP-Dahlan telah berhasil merevitalisasi pasar tradisional. Alhasil pasar tersebut kini ramai dikunjungi warga. Sebelum direvitalisasi pasar tersebut sangat sepi pembeli, karena kondisinya kumuh akibat tidak dirawat dengan baik. 

“Ini salah satu alasan warga Rompo mau mendukung kembali Dinda-Dahlan sebagai Bupati dan Wakil Bupati dua periode,” kata warga Rompo, Asmah. 

Cabup Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., mengaku keputusan dirinya kembali berpasangan dengan Dahlan di Pilkada Kabupaten Bima Tahun 2020 ada alasan dan tujuan. Salah satunya melanjutkan program yang belum dituntaskan pada periode sebelumnya. 

“Saya dan pak Dahlan kembali maju, semata-mata demi melanjutkan, menyelesaikan dan melengkapi niat mulia untuk Dou Labo Dana Mbojo,” katanya. 

Perempuan yang akrab disapa Umi Dinda ini menyadari selama menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin banyak memiliki kelebihan dan kekurangan. Tapi hal itu sesungguhnya bukan menjadi hambatan, yang paling penting adalah terus berbuat yang terbaik demi masyarakat dan daerah. 

“Sebagai manusia biasa kami menyadari ada kelebihan dan kekurangan. Tidak ada manusia yang sempurna, yang kurang dibenahi atau diperbaiki di masa mendatang. Itu tugas kita bersama, tugas pejuang, pendukung, dan simpatisan IN-Dah semuanya,” katanya. 

Sementara Cawabup Bima, Drs. Dahlan berpesan kepada semua elemen masyarakat Kecamatan Langgudu terutama Tim, Relawan, dan Simpatisan IN-Dah untuk mensukseskan Pilkada yang aman dan damai. Tidak mencari ataupun membicarakan kekurangan orang lain. 

“Kita harus fokus berjuang. Jangan bicarakan kekurangan orang lain. Jika itu dilakukan sama halnya menghambat perjuangan dan cita-cita kita membangun Kabupaten Bima,” harapnya.
Dia juga mengimbau, kepada ASN dan Kades untuk tidak terlibat dalam kegiatan sosialisasi calon, hal itu sangat perlu untuk menjaga netralitas dan menjaga Pilkada damai.
"Saya imbau kepada masyarakat, berbeda pilihan adalah dinamika, namun jangan sampai terpecah belah antara satu dengan yang lain," kata dia. (KB-01)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.